LP2MUNMUL – Pelaksanaan Pelatihan Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Tendik Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Mulawarman sudah memasuki hari ketiga. Pelatihan ini diakhiri dengan mengerjakan tugas-tugas pembuatan Standar Operasional Prosedur (SOP), Dokumen Naskah Dinas dan Kearsipan. Kegiatan tetap dilaksanakan secara luring di kantor LP2M Unmul, Rabu ((/6/2021).

Para peserta cukup tekun mengerjakan berbagai tugas, sembari saling melontarkan candaan. Begitupun ketika sesi presentasi masing-masing bagian, para staf saling memberi semangat diikuti lelucon agar tidak tegang saat menyampaikan tugas-tugasnya.

Presentasi tugas oleh tim PPLH yang diwakili Kamaruddin sempat tak percaya diri memaparkan tugas SOP, namun ternyata ketika tampil presentasi sangat meyakinkan. Paparannya dapat memotivasi tim lain di lingkungan LP2M Unmul. Kamaruddin juga mendapat tandem dari Rosyadin untuk menjelaskan beberapa bagian yang ditanyakan oleh peserta.

“Presentasi kita adalah SOP Penagihan Dana kerjasama. Sebelum membuat SOP ini kami sudah melaksanakan tahapan-tahapannya. Dengan adanya pelatihan ini tahapan kerja ini jadi terdokumentasi,” jelas Kamaruddin.

Tim PPLH mengaku agak keteteran dalam melengkapi Undang-Undang yang harus dimasukkan dalam dokumen SOP tersebut. Namun mendapat arahan dan sharing dari peserta yang hadir bahwa dapat melihat di surat keputusan kegiatan tersebut. “Pelatihan ini membuat kami saling mendapat masukan dari teman-teman. Sehingga kita bisa sama-sama belajar,” ujar Kamaruddin.

Koordinator TU, M Sunusi, sangat gembira dengan perkembangan staf tendik setelah mengikuti kegiatan pelatihan. Harapannya setelah pelatihan ini semua staf tendik di LP2M Unmul sudah bisa membuat SOP dan naskah dinas. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat dilaksanakan secara regular agar staf tendik mendapat wawasan yang lebih banyak dan bisa segar lagi dalam keterampilan sebagai staf.

“Pelatihan semacam ini sangat bagus. Kalau bisa kegiatan ini diadakan di luar daerah, biar tidak terganggu dengan pekerjaan saat ini,” ucapnya.

Fitriani, peserta dari bagian umum, mengatakan kegiatan ini sangat bagus. Paling tidak menurut Fitri, saat ini ia sudah mampu membuat SOP. “Meskipun tidak banyak tapi kami jadi tahu cara membuat SOP, dan naskah dinas. Kegiatan ini sangat penting dan harus sering-sering dilakukan,”tutur Fitri.

Senada yang dikatakan Fitri, Khairunnisa dari bagian Datin mengatakan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat untuk menambah ilmu dan pengalaman. “Harapannya, ada pelatihan jenis lain yang dilakukan untuk menambah kemampuan tendik. Pelatihannya terkhusus di tiap-tiap bagian,” ungkap Nisa. (NRH)

LP2M Unmul, SOP, Bimtek, Naskah Dinas