LP2MUNMUL – Guna melengkapi pembuatan dan pelaksanaan penyusunan Dokumen Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Samarinda Tahun 2021 maka Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota Samarinda menggelar Rapat kIarifikasi Progres Capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Penyusunan Dokumen KLHS RPJMD Kota Samarinda, Rabu (9/6/2021) melalui zoom meeting.

Berkaitan dengan acara tersebut, Pemda Samarinda dibantu Tim Ahli dari Pusat Pengembangan Infrastruktur Informasi Geospasial (PPIIG) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Mulawarman melakukan klarifikasi akhir data dari TPB di setiap OPD di lingkungan kantor pemerintah kota Samarinda. Dalam kegiatan tersebut, akan dibuatkan Berita Acara (BA) Klarifikasi Kesesuaian Capaian TPB.

Kegiatan klarifikasi ini dibagi menjadi tiga sesi. Tiap sesi terdiri dari 9 OPD. Tiap OPD akan ditampilkan deskripsi indikator TPB yang disampaikan oleh Tim Ahli dari Unmul, Y. Budi Sulistioadi, Ph.D. Tiap OPD lalu memberikan klarifikasi bila terdapat capaian yang masih belum memenuhi target atau mengkonfirmasi bila data yang dimasukkan belum sesuai.

Dalam sambutannya, Kepala Seksi Inventarisasi, RPPLH dan KLHS DLH Samarinda, Basuni, menjelaskan bahwa RPJMD membutuhkan adanya KLHS. Sebab penyusunan RPJMP perlu adanya pembangunan berkelanjutan. “kegiatan hari ini sangat dibutuhkan agar data yang lebih mendalam dapat diperoleh. Untuk itu Basuni meminta kesediaan penanggung jawab kegiatan ini untuk memberi masukan dan klarifikasi TPB masing-masing OPD,” jelas Basuni.

Tim ahli kegiatan ini, Budi, membacakan indikator setiap OPD. Setelah pembacaan itu, dipersilahkan untuk menyampaikan klarifikasi. Menurut Budi, capaian di hampir seluruh OPD sudah mencapai 50 persen. Sekitar 22 persen belum ada data. Ia meminta para penanggung jawab untuk memastikan sebab kemungkinan ada data sudah dimasukkan oleh OPD namun belum dimasukan dalam rekapan TPB.

“Data masuk memang masih fluktuasi selama tiga tahun, tapi sudah bisa kita lihat dan sudah bisa disimpulkan indikatornya sudah tercapai. Namun masih harus mengklarifikasi beberapa bagian,” jelasnya. (NRH)  

PPIIG, LP2MUnmul, TPB, DLH Samarinda